Minggu, 08 Agustus 2010
Rabu, 04 Agustus 2010
siswi SMA swasta di wilayah Kecamatan Sidareja, Cilacap, Jawa Tengah, menggegerkan Cilacap setelah video mesumnya beredar luas di daerah itu.
Terkahir, ia senggama dengan L (18), siswa SMA swasta berbeda. Adegan seks mereka direkam seorang teman P, sampai akhirnya beredar luas.
Siswi itu ternyata malah berhubungan seks pertama kali sejak kelas II SMP. Hal itu terungkap saat ia dimintai keterangan oleh Maryati SPd, Guru Bimbingan Penyuluhan SMA swasta di sekolahnya.
Sejak saat itu, anak pengusaha ini mengaku ketagihan berhubungan seks dengan teman-teman lelakinya secara bergantian.
Terkahir, ia senggama dengan L (18), siswa SMA swasta berbeda. Adegan seks mereka direkam seorang teman P, sampai akhirnya video amatir itu tersebar luas ke tengah masyarakat.
Video berformat 3gp dan berdurasi 5,21 menit itu sudah beredar luas di tengah masyarakat Cilacap hingga eks Karesidenan Banyumas, bahkan ke kota-kota lainnya, karena ditransfer lewat sesama pengguna telepon genggam.
Pihak SMA tempat P belajar sudah mengendus kasus video mesum itu sejak dua bulan silam. Informasi pertama kali datang dari seorang siswa yang melapor kepada guru wali kelas di tempat P belajar.
Laporan ini ditindaklanjuti dengan memanggil yang bersangkutan. Saat klarifikasi, pihak sekolah sudah berbekal video yang didapatkan oleh seorang guru yang menyimpannya sebagai barang bukti.
"Kami minta dia untuk tidak menyebarkan ini (video). Hanya sebagai bukti kami saja kalau-kalau anak ini mengelak," ujar Maryati.
Setelah didesak, P akhirnya mengakui terus terang, cewek dalam video mesum itu adalah dirinya. Dengan pengakuan ini, pihak sekolah memiliki cukup bukti dan keterangan untuk mengembalikan siswa tersebut kepada orangtuanya.
Kini, P sudah dikeluarkan dari sekolahnya, kemudian pindah ke sebuah SMA swasta di kota tetangga. wah edan bener zaman sekarang sampe aib pun beredar luas mau terkenal jeng!!
Terkahir, ia senggama dengan L (18), siswa SMA swasta berbeda. Adegan seks mereka direkam seorang teman P, sampai akhirnya beredar luas.
Siswi itu ternyata malah berhubungan seks pertama kali sejak kelas II SMP. Hal itu terungkap saat ia dimintai keterangan oleh Maryati SPd, Guru Bimbingan Penyuluhan SMA swasta di sekolahnya.
Sejak saat itu, anak pengusaha ini mengaku ketagihan berhubungan seks dengan teman-teman lelakinya secara bergantian.
Terkahir, ia senggama dengan L (18), siswa SMA swasta berbeda. Adegan seks mereka direkam seorang teman P, sampai akhirnya video amatir itu tersebar luas ke tengah masyarakat.
Video berformat 3gp dan berdurasi 5,21 menit itu sudah beredar luas di tengah masyarakat Cilacap hingga eks Karesidenan Banyumas, bahkan ke kota-kota lainnya, karena ditransfer lewat sesama pengguna telepon genggam.
Pihak SMA tempat P belajar sudah mengendus kasus video mesum itu sejak dua bulan silam. Informasi pertama kali datang dari seorang siswa yang melapor kepada guru wali kelas di tempat P belajar.
Laporan ini ditindaklanjuti dengan memanggil yang bersangkutan. Saat klarifikasi, pihak sekolah sudah berbekal video yang didapatkan oleh seorang guru yang menyimpannya sebagai barang bukti.
"Kami minta dia untuk tidak menyebarkan ini (video). Hanya sebagai bukti kami saja kalau-kalau anak ini mengelak," ujar Maryati.
Setelah didesak, P akhirnya mengakui terus terang, cewek dalam video mesum itu adalah dirinya. Dengan pengakuan ini, pihak sekolah memiliki cukup bukti dan keterangan untuk mengembalikan siswa tersebut kepada orangtuanya.
Kini, P sudah dikeluarkan dari sekolahnya, kemudian pindah ke sebuah SMA swasta di kota tetangga. wah edan bener zaman sekarang sampe aib pun beredar luas mau terkenal jeng!!
Jumat, 15 Januari 2010
Pemimpin surga eden mengaku masih "islam"
text TEXT SIZE :
Share
Rumah Tantowi disegel.(foto:Tantan/SI)
BANDUNG - Ahmad Tantowi dan istrinya, Endang membantah tudingan bahwa mereka menyebarkan aliran sesat Surga Eden.
"Saya ini Islam. Tidak mungkinlah saya melarang orang untuk puasa dan salat. Dosa itu, mana mungkin saya berbuat seperti itu," ujar Tantowi kepada wartawan di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jabar, Jumat (15/1/2010).
Terkait jamaah dan pengikutnya, Tantowi juga berkilah bahwa mereka merupakan anak asuhnya. “Semuanya ada 90 orang. Mereka saya tampung di rumah saya. Ada yang saya bantu dicarikan pekerjaan. Yang lainnya ya saya perbolehkan tinggal di rumah itu," kilahnya.Selama tinggal di rumah tersebut, para "anak asuhnya" ia ajari menari.
"Soalnya saya memang suka dengan kesenian," ucapnya.
Karena alasan cinta terhadap kesenian itulah, ia mengoleksi beberapa barang yang kini jadi sitaan polisi seperti seks toys, hingga foto-foto telanjang.
"Tapi tidak hanya barang seperti itu. Banyak juga barang antik.
Dari sanalah saya bisa mendapat uang yaitu jualan barang antik dan bantu orang menjualkan tanah atau mencarikan pembeli. Tidak seperti yang dituduhkan yaitu menyuruh anak asuh saya merampok atau meminta rejeki mereka," ungkapnya.
Tantowi yakin bahwa kasusnya ini ialah sebuah rekayasa dari beberapa orang yang memiliki kekuasaan. "Saya yakin ini rencana orang tersebut.
Dia dulu rekanan bisnis. Tapi tidak tahu kenapa, dia malah mengkhianati dan terus memeras saya," kilahnya.
Terbongkarnya aliran sesat ini berkat laporan dari masyarakat sekitar yang risih dengan kehadiran mereka. Selain itu, diungkapkan Hakim untuk menutupi dosa karena tak melakukan peribadatan tersebut, semua kewajiban sebagai muslim tersebut cukup dibayar dengan zakat sebesar sepuluh persen dari total penghasilannya setiap bulan.
"Dalam ajaran mereka, setiap ada pengikut yang akan menikah, maka si pemimpin mereka harus menggaulinya dulu," tambah Dade.
Dijelaskannya, ritual itu dilakukan dengan dalih sebagai bentuk penyucian diri, agar calon mempelai tersebut menjadi bidadari. “Dan sebelum menggauli calon pengantin, si pemimpin bercumbu dulu dengan istrinya untuk menaikan dulu syahwatnya. Setelah itu, barulah dia menggauli calon mempelai itu dengan disaksikan semua anggota sekte. Sementara pengikut yang lain memegangi calon pengantin tersebut,” bebernya.
Dalam ajaran Surga Eden itu, masyarakat di luar kelompok mereka dianggap kafir. Karenanya, anggota sekte dihalalkan untuk merampok harta orang lain.
"Termasuk harta orang tua kandung dan keluarganya, anggota dihalalkan untuk merampoknya. Namun setelah merampok, anggota diharuskan membayar zakat sebesar dua puluh persen kepada Tantowi," terangnya Dade.
Saat digerebek, di dalam rumah sekte Surga Eden itu, ditemukan tempat yang disebut sebagai ruangan penyucian diri. Juga, ditemukan beberapa barang bukti berupa satu paket buku tentang ajaran Surga Eden, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, satu buah kitab Injil serta 60 lembar kuitansi setoran dari para donatur, serta dua roll negatif film berisi gambar-gambar cabul dari pemimpin sekte tersebut.
Share
Rumah Tantowi disegel.(foto:Tantan/SI)
BANDUNG - Ahmad Tantowi dan istrinya, Endang membantah tudingan bahwa mereka menyebarkan aliran sesat Surga Eden.
"Saya ini Islam. Tidak mungkinlah saya melarang orang untuk puasa dan salat. Dosa itu, mana mungkin saya berbuat seperti itu," ujar Tantowi kepada wartawan di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jabar, Jumat (15/1/2010).
Terkait jamaah dan pengikutnya, Tantowi juga berkilah bahwa mereka merupakan anak asuhnya. “Semuanya ada 90 orang. Mereka saya tampung di rumah saya. Ada yang saya bantu dicarikan pekerjaan. Yang lainnya ya saya perbolehkan tinggal di rumah itu," kilahnya.Selama tinggal di rumah tersebut, para "anak asuhnya" ia ajari menari.
"Soalnya saya memang suka dengan kesenian," ucapnya.
Karena alasan cinta terhadap kesenian itulah, ia mengoleksi beberapa barang yang kini jadi sitaan polisi seperti seks toys, hingga foto-foto telanjang.
"Tapi tidak hanya barang seperti itu. Banyak juga barang antik.
Dari sanalah saya bisa mendapat uang yaitu jualan barang antik dan bantu orang menjualkan tanah atau mencarikan pembeli. Tidak seperti yang dituduhkan yaitu menyuruh anak asuh saya merampok atau meminta rejeki mereka," ungkapnya.
Tantowi yakin bahwa kasusnya ini ialah sebuah rekayasa dari beberapa orang yang memiliki kekuasaan. "Saya yakin ini rencana orang tersebut.
Dia dulu rekanan bisnis. Tapi tidak tahu kenapa, dia malah mengkhianati dan terus memeras saya," kilahnya.
Terbongkarnya aliran sesat ini berkat laporan dari masyarakat sekitar yang risih dengan kehadiran mereka. Selain itu, diungkapkan Hakim untuk menutupi dosa karena tak melakukan peribadatan tersebut, semua kewajiban sebagai muslim tersebut cukup dibayar dengan zakat sebesar sepuluh persen dari total penghasilannya setiap bulan.
"Dalam ajaran mereka, setiap ada pengikut yang akan menikah, maka si pemimpin mereka harus menggaulinya dulu," tambah Dade.
Dijelaskannya, ritual itu dilakukan dengan dalih sebagai bentuk penyucian diri, agar calon mempelai tersebut menjadi bidadari. “Dan sebelum menggauli calon pengantin, si pemimpin bercumbu dulu dengan istrinya untuk menaikan dulu syahwatnya. Setelah itu, barulah dia menggauli calon mempelai itu dengan disaksikan semua anggota sekte. Sementara pengikut yang lain memegangi calon pengantin tersebut,” bebernya.
Dalam ajaran Surga Eden itu, masyarakat di luar kelompok mereka dianggap kafir. Karenanya, anggota sekte dihalalkan untuk merampok harta orang lain.
"Termasuk harta orang tua kandung dan keluarganya, anggota dihalalkan untuk merampoknya. Namun setelah merampok, anggota diharuskan membayar zakat sebesar dua puluh persen kepada Tantowi," terangnya Dade.
Saat digerebek, di dalam rumah sekte Surga Eden itu, ditemukan tempat yang disebut sebagai ruangan penyucian diri. Juga, ditemukan beberapa barang bukti berupa satu paket buku tentang ajaran Surga Eden, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, satu buah kitab Injil serta 60 lembar kuitansi setoran dari para donatur, serta dua roll negatif film berisi gambar-gambar cabul dari pemimpin sekte tersebut.
Langganan:
Komentar (Atom)